Surabaya, Jawatimur

info@hsttse.ac.id

(031) 8567 440

Cara membuat soal menjodohkan di word

Panduan Lengkap Membuat Soal Menjodohkan di Microsoft Word: Efektif dan Profesional

Pendahuluan

Dalam dunia pendidikan dan pelatihan, evaluasi merupakan komponen krusial untuk mengukur pemahaman dan penguasaan materi. Salah satu bentuk soal yang populer dan efisien untuk menguji berbagai jenis pengetahuan adalah soal menjodohkan (matching questions). Soal ini tidak hanya efektif untuk menguji korelasi antara konsep, definisi, tanggal, atau nama, tetapi juga relatif mudah dibuat dan dinilai.

Microsoft Word, sebagai pengolah kata paling umum, menyediakan berbagai fitur yang memungkinkan Anda membuat soal menjodohkan dengan tampilan yang rapi dan profesional. Artikel ini akan memandu Anda secara mendetail, langkah demi langkah, tentang cara membuat soal menjodohkan yang efektif di Word, dari perencanaan hingga tips lanjutan.

Cara membuat soal menjodohkan di word

1. Memahami Soal Menjodohkan: Definisi dan Kelebihan

Sebelum kita melangkah ke teknis pembuatan, mari kita pahami dulu apa itu soal menjodohkan dan mengapa ia menjadi pilihan yang baik:

  • Definisi: Soal menjodohkan adalah jenis pertanyaan objektif di mana peserta diminta untuk mencocokkan item dari satu daftar (biasanya disebut "premis" atau "pertanyaan") dengan item yang relevan dari daftar kedua (biasanya disebut "respons" atau "jawaban").
  • Kapan Digunakan?
    • Menguji kosakata dan definisinya.
    • Mencocokkan tanggal dengan peristiwa penting.
    • Menghubungkan nama tokoh dengan penemuan atau kontribusinya.
    • Mengkorelasikan sebab dengan akibat.
    • Mengidentifikasi bagian-bagian dan fungsinya.
  • Kelebihan:
    • Efisiensi: Menguji banyak item dalam waktu singkat.
    • Objektivitas: Penilaiannya sangat objektif, mengurangi bias.
    • Cakupan Luas: Mampu mencakup berbagai materi dalam satu set soal.
    • Mudah Dibuat: Dengan Word, prosesnya bisa sangat cepat setelah Anda menguasai dasarnya.
    • Fleksibilitas: Dapat digunakan untuk berbagai mata pelajaran dan tingkat kesulitan.

2. Persiapan Awal Sebelum Memulai

Pembuatan soal yang baik dimulai dari perencanaan yang matang.

  • Tentukan Materi dan Tujuan Pembelajaran: Identifikasi konsep atau fakta spesifik yang ingin Anda uji. Pastikan semua item dalam satu set soal menjodohkan berasal dari kategori yang sama atau saling terkait (homogen). Misalnya, jangan mencampur istilah biologi dengan tanggal sejarah dalam satu set soal.
  • Jumlah Item: Idealnya, satu set soal menjodohkan berisi 5-10 pasang item. Jika terlalu sedikit, tidak efisien; jika terlalu banyak, peserta bisa kewalahan dan kelelahan.
  • Jumlah Pengecoh (Distractors): Untuk meningkatkan tingkat kesulitan dan mengurangi kemungkinan menebak, selalu sediakan lebih banyak pilihan jawaban (respons) daripada pertanyaan (premis). Misalnya, jika ada 8 pertanyaan, sediakan 10-12 pilihan jawaban. Pengecoh harus terlihat masuk akal, tetapi salah.
  • Instruksi yang Jelas: Siapkan kalimat instruksi yang singkat, padat, dan mudah dimengerti.

3. Langkah Demi Langkah Membuat Soal Menjodohkan di Word

Ada beberapa metode untuk membuat tata letak soal menjodohkan di Word. Dua metode yang paling umum dan direkomendasikan adalah menggunakan Tab dan menggunakan Tabel.

Metode 1: Menggunakan Tab (Untuk Tampilan Rapi dan Simpel)

Metode ini sangat baik untuk soal menjodohkan yang sebagian besar berbasis teks dan Anda menginginkan kontrol presisi atas jarak antar kolom.

  1. Buka Dokumen Baru di Word:

    • Mulai dengan dokumen kosong.
    • Atur margin dan ukuran kertas sesuai kebutuhan Anda (misalnya, A4, margin normal).
    • Pilih jenis dan ukuran font yang mudah dibaca (misalnya, Times New Roman 12pt atau Calibri 11pt).
  2. Tulis Instruksi Soal:

    • Di bagian atas halaman, tulis instruksi yang jelas, misalnya:
      Jodohkanlah pernyataan di kolom kiri dengan jawaban yang tepat di kolom kanan. Tulislah huruf di depan jawaban yang benar di tempat yang disediakan.
  3. Atur Tabulasi untuk Kolom:

    • Ini adalah langkah kunci untuk metode ini.
    • Pastikan penggaris (Ruler) di Word Anda aktif. Jika tidak, pergi ke tab View dan centang Ruler.
    • Untuk kolom pertanyaan (kiri): Anda mungkin tidak perlu mengatur tab khusus untuk ini, karena ini adalah teks awal paragraf.
    • Untuk kolom tempat jawaban (tengah/kanan):
      • Klik pada penggaris di posisi yang Anda inginkan untuk penanda jawaban (misalnya, 6 cm dari kiri). Pastikan jenis tab yang muncul adalah Left Tab (ikon L terbalik). Jika bukan, klik ikon tab di ujung kiri penggaris berulang kali hingga menemukan Left Tab.
      • Untuk kolom jawaban (kanan): Klik pada penggaris di posisi yang Anda inginkan untuk awal teks jawaban (misalnya, 9 cm atau 10 cm dari kiri). Pastikan jenis tabnya juga Left Tab.
      • Tips: Anda bisa melihat posisi tab yang presisi dengan mengklik Home > Paragraph Group > Dialog Box Launcher (panah kecil di sudut kanan bawah) > Tabs....
  4. Mulai Menulis Soal:

    • Kolom Premis (Pertanyaan):

      • Ketik nomor soal (misalnya, 1.).
      • Ketik pertanyaan Anda.
      • Setelah pertanyaan selesai, tekan tombol Tab sekali. Ini akan membawa kursor ke posisi tab pertama yang Anda atur (untuk tempat jawaban).
      • Tempat Jawaban: Buat ruang kosong untuk jawaban, misalnya dengan tanda kurung atau garis bawah: ( ) atau _____.
      • Tekan tombol Tab sekali lagi. Ini akan membawa kursor ke posisi tab kedua yang Anda atur (untuk awal teks pilihan jawaban).
      • Kolom Respons (Pilihan Jawaban):
        • Ketik huruf penanda jawaban (misalnya, A.).
        • Ketik teks pilihan jawaban Anda.
        • Tekan Enter untuk pindah ke baris berikutnya dan ulangi proses untuk soal berikutnya.
    • Contoh Penerapan (dengan asumsi tab di 6cm dan 10cm):

      1. Ibu kota negara Indonesia adalah           ( )     A. Bandung
      2. Gunung tertinggi di dunia adalah           ( )     B. Jakarta
      3. Alat pernapasan manusia adalah            ( )     C. Paru-paru
      4. Planet terdekat dengan matahari adalah     ( )     D. Everest
      5. Hasil dari 5 x 5 adalah                 ( )     E. Merkurius
                                                  F. 25
                                                  G. Surabaya
    • Penting: Pastikan Anda memiliki lebih banyak opsi jawaban daripada pertanyaan. Untuk opsi jawaban tambahan (pengecoh), cukup ketik huruf dan teksnya, lalu tekan Enter. Anda tidak perlu menggunakan tab untuk baris ini jika tidak ada pertanyaan yang terkait.

  5. Penomoran Otomatis:

    • Untuk pertanyaan, Anda bisa menggunakan penomoran otomatis Word. Sorot semua baris pertanyaan, lalu klik ikon Numbering di grup Paragraph pada tab Home.
    • Untuk pilihan jawaban (A, B, C), Anda bisa menggunakan daftar berhuruf otomatis. Sorot semua pilihan jawaban, lalu klik ikon Bullets > Define New Bullet... atau Numbering > Define New Number Format... dan pilih format huruf.
  6. Penyelarasan dan Pemformatan Akhir:

    • Sesuaikan posisi tab jika ada teks yang terlalu panjang dan tumpang tindih.
    • Pastikan spasi antar baris cukup (Line Spacing) agar mudah dibaca. Anda bisa mengaturnya di Home > Line and Paragraph Spacing.
    • Gunakan Ctrl+A untuk memilih semua teks, lalu atur rata kiri (Align Left) agar konsisten.
See also  Cara print full kertas a4 di word 2016

Metode 2: Menggunakan Tabel (Untuk Kontrol Visual Lebih Baik)

Metode tabel sangat direkomendasikan jika Anda ingin struktur kolom yang lebih kuat, mudah diatur, dan bisa menyertakan gambar atau objek lain.

  1. Buka Dokumen Baru di Word: Sama seperti Metode 1.

  2. Tulis Instruksi Soal: Sama seperti Metode 1.

  3. Sisipkan Tabel:

    • Pergi ke tab Insert.
    • Klik Table.
    • Pilih Insert Table....
    • Atur Number of columns menjadi 3 (untuk nomor/ruang jawaban, pertanyaan, dan pilihan jawaban) atau 2 (untuk pertanyaan dan pilihan jawaban, dengan ruang jawaban di luar tabel). Untuk kesederhanaan dan kontrol lebih baik, mari gunakan 3 kolom.
    • Atur Number of rows sesuai jumlah soal yang Anda rencanakan (misalnya, 10 baris untuk 8 soal dan beberapa pengecoh).
    • Klik OK.
  4. Struktur Tabel:

    • Kolom 1 (Kiri): Untuk penomoran soal dan tempat menulis jawaban.
    • Kolom 2 (Tengah): Untuk teks pertanyaan (premis).
    • Kolom 3 (Kanan): Untuk teks pilihan jawaban (respons).
  5. Isi Tabel:

    • Untuk setiap baris soal:

      • Di Kolom 1: Ketik nomor soal (misalnya, 1.) dan sisakan ruang untuk jawaban (misalnya, ( ) atau _____).
      • Di Kolom 2: Ketik teks pertanyaan Anda.
      • Di Kolom 3: Ketik huruf pilihan jawaban (misalnya, A.) dan teks pilihan jawaban Anda.
    • Untuk Pengecoh: Tambahkan baris-baris tambahan di bagian bawah tabel. Di Kolom 3 dari baris-baris ini, ketik huruf dan teks pengecoh. Biarkan Kolom 1 dan Kolom 2 kosong untuk baris-baris pengecoh ini.

    • Contoh Penerapan Tabel (dengan 3 kolom): Kolom 1 (Jwb) Kolom 2 (Pertanyaan) Kolom 3 (Pilihan Jawaban)
      1. ( ) Ibu kota negara Indonesia A. Bandung
      2. ( ) Gunung tertinggi di dunia B. Jakarta
      3. ( ) Alat pernapasan manusia C. Paru-paru
      4. ( ) Planet terdekat dengan matahari D. Everest
      5. ( ) Hasil dari 5 x 5 E. Merkurius
      F. 25
      G. Surabaya
  6. Pengaturan Tabel (Desain dan Tata Letak):

    • Ukuran Kolom: Arahkan kursor ke garis pemisah antar kolom hingga kursor berubah menjadi panah dua arah, lalu klik dan seret untuk menyesuaikan lebar kolom. Anda juga bisa mengklik kanan tabel, pilih Table Properties, lalu atur lebar kolom di tab Column.
    • Batas Tabel (Borders):
      • Secara default, tabel akan memiliki batas. Untuk tampilan soal yang lebih rapi, seringkali batas tabel dihilangkan.
      • Sorot seluruh tabel.
      • Pergi ke tab Table Design (akan muncul saat tabel terseleksi).
      • Klik Borders > No Border.
      • Jika Anda ingin garis bawah hanya di tempat jawaban, Anda bisa melakukannya secara manual dengan menyisipkan Shape (garis) atau menggunakan Border hanya pada sel tertentu.
    • Perataan Teks (Alignment):
      • Pilih teks dalam kolom.
      • Di tab Home, gunakan opsi perataan (rata kiri, tengah, kanan).
      • Untuk perataan vertikal dalam sel, pilih sel/kolom, klik kanan, pilih Table Properties, lalu di tab Cell, atur Vertical alignment (misalnya Center).
    • Spacing dalam Sel: Anda bisa mengatur jarak teks dari batas sel (Cell Margins/Padding). Klik kanan tabel, Table Properties, Options... di tab Table atau Cell.

4. Tips Lanjutan dan Praktik Terbaik

  • Urutkan Opsi Jawaban: Untuk mempermudah peserta menemukan jawaban dan menjaga konsistensi, urutkan opsi jawaban (kolom kanan) secara alfabetis, kronologis, atau numerik (jika berupa angka).
  • Panjang Jawaban Bervariasi: Hindari membuat semua pilihan jawaban memiliki panjang yang sama. Variasi panjang membantu menyamarkan pola dan mencegah peserta menebak berdasarkan panjang teks.
  • Hindari Petunjuk yang Tidak Disengaja: Pastikan tidak ada kata kunci atau tata bahasa dalam pertanyaan yang secara tidak sengaja memberikan petunjuk ke jawaban yang benar.
  • Konsistensi Penulisan: Gunakan format (font, ukuran, bold) yang konsisten di seluruh soal.
  • Penomoran Otomatis: Untuk penomoran soal (1, 2, 3…) dan opsi jawaban (A, B, C…), gunakan fitur penomoran otomatis Word (Home > Numbering atau Bullets). Ini memudahkan jika Anda perlu menambah atau menghapus soal.
  • Pengecekan Halaman: Pastikan tidak ada soal atau opsi jawaban yang terpotong di antara dua halaman. Gunakan fitur Page Break Before atau Keep with next pada paragraf/tabel yang relevan (klik kanan paragraf/tabel > Paragraph... > tab Line and Page Breaks).
  • Membuat Kunci Jawaban:
    • Buatlah kunci jawaban terpisah dari soal. Ini bisa di halaman terpisah atau di akhir dokumen.
    • Format kunci jawaban dengan jelas, misalnya:
      Kunci Jawaban:
      1. B
      2. D
      3. C
      4. E
      5. F
  • Uji Coba: Sebelum mencetak atau mendistribusikan soal, mintalah orang lain untuk mencobanya. Ini dapat membantu mengidentifikasi kesalahan, kebingungan instruksi, atau masalah format.
  • Simpan sebagai PDF: Setelah selesai, simpan dokumen Anda sebagai file PDF (File > Save As > pilih PDF sebagai jenis file). Ini memastikan tata letak soal tetap sama di perangkat mana pun dan tidak mudah diubah.
See also  Jelaskan cara menyimpan dokumen pada ms word

5. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jumlah Item Terlalu Banyak: Membuat satu set soal menjodohkan dengan 15-20 pasang item bisa melelahkan bagi peserta. Pecah menjadi beberapa set yang lebih kecil.
  • Item Tidak Homogen: Mencampur aduk kategori materi dalam satu set soal menjodohkan akan membingungkan peserta dan mengurangi validitas soal.
  • Kurangnya Pengecoh: Jika jumlah pertanyaan sama dengan jumlah jawaban, peserta bisa menebak dengan mudah setelah beberapa jawaban ditemukan.
  • Petunjuk yang Tidak Disengaja: Misal, semua pertanyaan berbentuk singular dan hanya ada satu pilihan jawaban berbentuk singular.
  • Format yang Berantakan: Soal yang sulit dibaca atau memiliki tata letak yang tidak konsisten dapat mengganggu fokus peserta.

Kesimpulan

Membuat soal menjodohkan di Microsoft Word adalah keterampilan dasar yang sangat berguna bagi para pendidik. Dengan mengikuti panduan langkah demi langkah ini dan menerapkan praktik terbaik, Anda dapat menciptakan soal yang tidak hanya rapi dan profesional secara visual, tetapi juga efektif dalam mengukur pemahaman peserta didik. Latihan adalah kunci, jadi jangan ragu untuk bereksperimen dengan fitur-fitur Word dan menyesuaikannya dengan gaya dan kebutuhan Anda. Soal yang terstruktur dengan baik akan memberikan pengalaman evaluasi yang lebih baik bagi semua pihak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

Popular Posts

  • Memahami Kependudukan dan Lingkungan: Soal dan Pembahasan untuk Kelas 3 SMP
    Memahami Kependudukan dan Lingkungan: Soal dan Pembahasan untuk Kelas 3 SMP

    Materi kependudukan dan lingkungan merupakan dua topik yang saling terkait erat dan memiliki peran krusial dalam memahami kondisi suatu wilayah, baik secara lokal maupun global. Di kelas 3 SMP, pemahaman mendalam tentang kedua aspek ini menjadi penting sebagai bekal untuk menjadi warga negara yang peduli dan bertanggung jawab. Artikel ini akan menyajikan serangkaian soal pilihan…

  • Menguasai Lapangan dan Pikiran: Kumpulan Contoh Soal Ulangan PJOK Semesteran SMA Kelas 1
    Menguasai Lapangan dan Pikiran: Kumpulan Contoh Soal Ulangan PJOK Semesteran SMA Kelas 1

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) bukan sekadar mata pelajaran yang mengajarkan gerakan fisik. Di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), khususnya kelas 1, PJOK memiliki peran krusial dalam membentuk fondasi kesehatan, kebugaran, dan pemahaman yang komprehensif tentang tubuh serta gaya hidup sehat. Ulangan semesteran PJOK menjadi tolok ukur sejauh mana siswa memahami konsep teoritis dan…

  • Menguasai Matematika SMP Kelas 3: Panduan Soal dan Pembahasan untuk Sukses Ujian
    Menguasai Matematika SMP Kelas 3: Panduan Soal dan Pembahasan untuk Sukses Ujian

    Matematika SMP kelas 3 (atau kelas IX) merupakan jenjang krusial yang menjadi fondasi penting untuk pembelajaran di tingkat SMA dan seterusnya. Materi yang disajikan mulai lebih mendalam dan abstrak, menuntut pemahaman konsep yang kuat serta kemampuan analisis yang baik. Seringkali, siswa merasa kesulitan menghadapi berbagai topik yang ada, mulai dari bilangan berpangkat, akar, persamaan kuadrat,…

Categories

Tags